Nge-Game Asyik Tanpa Takut Malware? 4 Hal Ini Harus Dilakukan Gamer

Selasa, 29 Ags 2017 | 19.00 WIB

Nge-Game Asyik Tanpa Takut Malware? 4 Hal Ini Harus Dilakukan Gamer

ilustrasi (IST)


Centroone.com - Dari hasil mesin deteksi ESET di seluruh dunia, Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terinfeksi oleh malware Joao, malware jahat yang menumpang Massively Multiplayer Online Role Playing Games (MMORPG), dengan melakukan kamuflase pada beberapa judul game dari Aeria Games dan mengunggah versi modifikasi mereka di situs-situs tidak resmi.  

Untuk terhindar dari serangan malware dan dapat bermain games tanpa harus takut terinfeksi, ada beberapa tips dari ESET untuk para gamer lokal:

1. Unduh games dari sumber resmi seperti situs resmi game yang asli. Serangan melalui game MMORPG hanya sebagian kecil dari yang tersembunyi di bawah tautan unduhan di ribuan situs dan forum tidak resmi lainnya yang mendistribusikan game terkontaminasi.

2. Selalu lakukan update OS serta games karena mungkin memiliki kerentanan yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Pastikan selalu melakukan patch jika tersedia.

3. Gunakan selalu solusi keamanan yang andal dan memiliki fungsi Gamers Mode dan pastikan selalu aktif saat sedang bermain game, karena kita tidak tahu kapan ancaman datang menyerang, sedia payung sebelum hujan merupakan langkah terbaik yang bisa membuat kita terhindar dari bahaya siber saat bemain game.

4. Pastikan antivirus yang digunakan super ringan agar keasyikan ngegame bisa optimal.

Dalam infeksinya, Games yang telah terinfeksi Joao telah dimodifikasi untuk menjalankan komponen utama Joao yaitu library mskdbe.dll, sehingga ketika pemain memasang game dalam komputer mereka, Joao ikut terpasang bersamanya.

Saat dijalankan, downloader Joao mengirimkan informasi tentang komputer yang dirasuki, mulai dari nama komputer, versi OS sampai dengan hak admin pengguna ke server pelaku. Joao melakukan semua itu tanpa dirasa oleh gamers, apalagi game yang dipasang berfungsi dengan baik, tidak ada hal yang mencurigakan yang ditunjukkan sehingga korban tidak tahu jika komputer sudah dikuasai.

Tidak cukup sampai di situ, server pelaku juga mengirimkan beberapa komponen lain ke komputer korban, komponen-komponen yang ditemukan ESET selama penelitian ternyata memiliki kemampuan berbahaya lain seperti backdoor, spionase dan DdoS. by