Gara-Gara Sumpit, Brand Mewah Dikecam Satu Negara

Jumat, 30 Nov 2018 | 17.00 WIB

Gara-Gara Sumpit, Brand Mewah Dikecam Satu Negara

iklan yang bikin kesal warga China (Dolce&GabbanaInstagram)


Centroone.com - Brand fashion ternama Dolce & Gabbana dikecam di masyarakat China. Hal itu terjadi setelah sebuah video promo dari peragaan busana mereka, dinilai rasis. Instagram milik merek itu, seorang model wanita China mengenakan busana Dolce & Gabbana tampak mengalami kesulitan menggunakan sumpit untuk menikmati pizza, cannoli, dan spaghetti.

Dilaporkan DailyMail, video dalam kampanye DG Loves China itu diluncurkan di Instagram sejak beberapa minggu lalu dan ratusan follower asal China menyatakan kekecewaan atas merek tersebut.    Sejumlah selebritis China turut memprotes video itu, dan  memutuskan untuk memboikot peragaan busana. 

Sementara salah satu pengguna Instagram dengan akun 'prada diet' mengunggah screenshot  perancang mode Stefano Gabbana menyebut China sebagai negara yang menjijikkan. Namun, Gabbana membantah telah mengeluarkan pernyataan itu dan mengklaim bahwa akun Instagram-nya telah diretas. Gabbana menjelaskan bahwa dia mencintai Tiongkok dan budaya masyarakat.

Akibat masalah ini, Dolce & Gabbana terpaksa membatalkan fashion show mereka di Shanghai. Semetnara itu, kedua pendiri, Domenico Dolce dan Stefano Gabbana, meminta maaf dalam bahasa Mandarin dan mengatakan mereka berharap rakyat China akan memaafkan mereka.  by