Sejak 2017, Pertumbuhan Perusahaan Cerdas Asia Pasifik 10 Kali Lipat

Kamis, 08 Nov 2018 | 18.00 WIB

Sejak 2017, Pertumbuhan Perusahaan Cerdas Asia Pasifik 10 Kali Lipat

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Zebra Technologies Corporation  mengumumkan hasil survei tahunan kedua bertajuk “Intelligent Enterprise Index”. Index merupakan sebuah survei global yang mengukur keberadaaan perusahaan dalam perjalanan untuk menjadi “perusahaan cerdas”, yaitu perusahaan yang menghubungkan dunia fisik dan digital guna mendorong inovasi melalui panduan real-time, lingkungan yang diberdayakan oleh data, dan alur kerja mobile yang kolaboratif.

Dengan mencetak lebih dari 75 poin pada keseluruhan Index, jumlah perusahaan yang didefinisikan sebagai “intelligent enterprise” (perusahaan cerdas) meningkat dua kali lipat menjadi 10% di tahun 2018.  Di Asia Pasifik, terjadi lonjakan jumlah perusahaan yang dinilai benar-benar “cerdas”, yang naik 20 poin menjadi 22% tahun ini. Rata-rata skor Asia Pasifik meningkat dari 49 poin pada tahun 2017 menjadi 63 poin pada tahun 2018, yang menekankan adopsi cepat solusi Internet of Things (IoT) di wilayah tersebut. Index tersebut mengukur sejauh mana perusahaan saat ini memenuhi kriteria yang menggambarkan Intelligent Enterprise (Perusahaan Cerdas) masa kini. 

Secara keseluruhan, survei Index menunjukkan pertumbuhan penerapan dan investasi Internet of Things (IoT) setiap tahunnya, dan menyoroti suatu momentum baru, di mana perusahaan-perusahaan enterprise memperkirakan adanya lebih sedikit penolakan terhadap pengadopsian IoT dan semakin mengakui solusi IoT sebagai komponen inti untuk mendorong pertumbuhan di masa mendatang di seluruh perusahaan mereka.

“Seiring teknologi-teknologi baru terus mentransformasi lini depan bisnis, sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh data real-time di lini depan operasi perusahaan memberdayakan para pekerja garis depan dengan informasi yang tepat untuk mengoptimalkan tindakan dan hasil,” kata Tom Bianculli, Chief Technology Officer, Zebra Technologies. 

“Berdasarkan survei Index tahun kedua kami, jelas bahwa lebih banyak perusahaan mengakui nilai dari pemanfaatan strategi IoT, dan mereka akan terus mendorong adopsi dan investasi IoT di masa depan.” tambahnya lagi. 

Survei sendiri dilakukan lewat survei online pada tanggal 6 Agustus-14 September 2018 terhadap berbagai segmen, termasuk layanan kesehatan, manufaktur, ritel, serta transportasi dan logistik. Secara total, sebanyak 918 pembuat keputusan TI dari sembilan negara diwawancarai, yang meliputi AS, Inggris/Britania Raya, Perancis, Jerman, Meksiko, Brasil, China, India, dan Jepang.

Sebelas metrik digunakan untuk memahami di mana posisi perusahaan dalam perjalanan mereka untuk menjadi Perusahaan Cerdas, yaitu: Visi IoT, Keterlibatan Bisnis, Mitra Solusi Teknologi, Rencana Adopsi, Rencana Manajemen Perubahan, Aplikasi Titik Penggunaan, Keamanan dan Standar, Rencana Seumur Hidup, Arsitektur/Infrastruktur, Rencana Data dan Analisis Cerdas.  by