Menteri Ini Keluhkan Kondom Buatan China Terlalu Kecil

Selasa, 13 Mar 2018 | 19.00 WIB

Menteri Ini Keluhkan Kondom Buatan China Terlalu Kecil

ilustrasi (pixabay)


Centroone.com - Sebuah perusahaan produsen kondom di China mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memproduksi produknya dalam berbagai ukuran. Ini menyusul sebuah keluhan dari Menteri Kesehatan Zimbabwe David Parirenyatwa bahwa produk produsen tersebut yang dijual di Zimbabwe terlalu kecil untuk ukuran pria lokal. 

Menurut sebuah situs berita NewZimbabwe.com, Parirenyatwa membuat pernyataan tersebut di sebuah acara di ibukota Harare pekan lalu untuk mempromosikan pencegahan HIV / AIDS. "Wilayah Afrika bagian selatan mencatat kasus HIV tertinggi dan kami mendorong penggunaan kondom," kata Parirenyatwa. "Pemuda sekarang memiliki kondom tertentu yang mereka sukai, tapi kami tidak membuatnya. Kami mengimpor dari China dan beberapa orang mengeluh bahwa itu terlalu kecil," tambahnya seperti dilansir South China Morning Post. 

Parirenyatwa menambahkan bahwa perusahaan di Zimbabwe perlu memproduksi sendiri kondom dan tidak mengandalkan impor. Zimbabwe adalah salah satu negara di Afrika Sub-Sahara yang mencatat kasus HIV / AIDS tertinggi, dengan perkiraan 13,5 persen populasi orang dewasa terinfeksi virus tersebut. 

Penggunaan kondom adalah cara utama untuk membatasi penyebaran infeksi.   by