Maju Capres, Zulkifli Hasan Minta Restu Pengurus Masjid Rahmat

Senin, 16 Apr 2018 | 20.00 WIB

Maju Capres, Zulkifli Hasan Minta Restu Pengurus Masjid Rahmat

Zulkifli Hasan ditemui pengurus Yayasan Masjid Rahmat di ruang Sunan Ampel bermunajad. (Windhi/Centroone)



Centroone.com - Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menggelar Safari Kebangsaan di Jatim. Selama 12 hari, sejak Senin (16/4/2018), Ketua MPR RI mengawali acaranya dari Sidoarjo, dilanjutkan ke Surabaya lalu ke Madura. Hari berikutnya, ada kota lain yang juga disambanginya. Di Surabaya, Zulhas, sapaan akrabnya, bertemua dengan takmir dan pengurus Yayasan Masjid Rahmat (Kembang Kuning) Surabaya.

Sebelumnya, Zulhas dan rombongannya mengikuti sholat dzuhur berjamaah di masjid tersebut. Usai sholat, Zulhas yang didampingi Ketua DPW PAN Jatim Masfuk dan para pengurusnya, Ketua DPD PAN Surabaya Hafid Suadi, Sekretaris DPD PAN Surabaya Endrasheru, Bendahara DPD PAN Surabaya Erick dan pengurusnya serta anggota DPRD Surabaya, menggandeng salah satu imam Masjid Rahmat Ustadz Mulyadi menuju ruang atau tempat bermunajatnya Raden Rahmat atau akrab disapa Sunan Ampel.

Di ruang itu, Zulhas yang mengaku maju Capres 2019 ini disambut Ketua Yayasan Masjid Rahmat Surabaya H Mansur bersama bendara, sekretaris serta imam masjidnya. Terlihat juga pengurus PAN Jatim dan Surabaya ikut mendampingi Zulhas.

Menurut H Mansur, ruang itu adalah tempat Sunan Ampel melakukan riyadhoh ataupun bermunajad. Bahkan ruang sempit dengan ukuran 4x4 meter itu merupakan bagian dari bangunan ruang surau tiban Sunan Ampel yang sampai saat ini masih dilestarikan.

“Alhamdulillah banyak para pemimpin yang minta restu pada ulama di ruangan ini. Dan banyak yang telah jadi pimpinan atau tokoh nasional. Kali ini kami sengaja menerima Pak Zulkifli Hasan di ruangan ini, dengan harapan jadi pemimpin yang amanah,” ujar H Mansur diaamiini Zulhas dan rombongannya.


Zulhas saat memborong dagangan PKL (Windhi/Centroone) 

Sementara Zulhas mengucapan terima kasih sebesar-besarnya telah diterima takmir dan pihak yayasan masjid. “Saya juga bersyukur telah diterima dengan baik di ruangan bersejarah ini. Saya minta doa agar bisa menjadi pemimpin yang amanah,” ungkap Zulhas.

Sebelum meninggalkan Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya, Zulhas juga menyerahkan bantuannya untuk kemakmuran masjid. Setelah keluar halaman masjid, Zulhas menemui PKL yang ada di sekitar masjid. Beberapa PKL yang didatanginya, langsung diborong seluruh jualannya. Ini merupakan berkah bagi PKL sekitar Masjid Rahmat. (windhi/by)