Festival Seni Budaya Buddhist Tampilkan Karya Seniman Jatim

Sabtu, 30 Jun 2018 | 07.00 WIB

Festival Seni Budaya Buddhist Tampilkan Karya Seniman Jatim

Salah satu instalasi seni di Festival Seni Budaya Buddhist (Centroone)



Centroone.com - Di masyarakat Indonesia, masih terdapat kesalahan sudut pandang tentang agama Budha, baik budaya dan ajaran, contohnya dengan  dimana patung budha selalu identik dengan negara China.  Buddhist Education Centre Surabaya lewat Festival Seni Budaya Buddhist keempat  (FSBB IV) berharap masyarakat bisa lebih mengenal dan memahami kekayaan budaya bangsa Indonesia khususnya budaya agama Buddha.  

Festival yang digelar mulai Sabtu (30/06/2018) sampai Minggu (8/7/2018) di SCC Pakuwon Mall, Surabaya tersebut menampilkan segala hal yang menyangkut ajaran, sejarah dan kebudayaan agama Buddha beserta kehidupan para penganutnya. 

Mengusung tema  The Way To Happiness, mulai dari replika candi, pameran kitab suci agama Buddha Tripitaka dalam berbagai bahasa, pameran Relik, workshop kaligrafi, workshop meditasi, replika kampung Buddhis pada zaman dahulu, replika kapal Samudraraksa yang ada pada relief Candi Borobudur, hingga tampilan  ajaran Buddha yang dikemas lewat permainan LED, Digital Art dan Lukisan 3D ditampilkan di festival ini.  

"Ada hall of tolerence yang menghadirkan tentang sudut pandang. Ada lagi shadow art yang menampilkan pohon dengan bayangan  berbentuk Budha. Memperlihatkan pola berpikir manusia yang berbeda satu sama lain. Jadi mengajak kita saling membuka wawasan"  tutur Hindarto, konseptor acara FSBB IV. 

Menariknya lagi, semua karya seni,  seperti Shadow Art dan patung-patung yang ditampilkan berasal dari Jawa Timur.   

‚Äč" Kita bekerja sama dengan seniman Surabaya, kita yang membuat konsep , mereka yang membuat fisiknya.  Semua dibuat sendiri. Patung Budha-Gajah, semua berasal dari Jawa timur, Lampion dari batu.  Ada  juga nanti patung buatan Bikhu dari Nepal,  yang dibuat di sini. " tutur Hindarto lagi.  by