Perubahan Nama Jalan Sudah Aman, Segera Disahkan

Jumat, 10 Ags 2018 | 20.00 WIB

Perubahan Nama Jalan Sudah Aman, Segera Disahkan

Sidak Pansus Perubahan Nama Jalan di kawasan Gunungsari. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Adanya dukungan warga setempat terkait perubahan nama jalan, nampaknya tak menjadi halangan bagi Pansus DPRD untuk mengabulkan persetujuan atas perubahan tersebut. Dukungan warga yang menyetujui itu hanya ada di Jl Dinoyo. Sementara untuk Jl Gunungsari, perubahan nama jalan dipindah ke kawasan yang tak banyak penduduk alias kawasan aman.

Hasilnya, perubahan nama Jl Gunungsari menjadi Prabu Siliwangi, jelas tak akan berpengaruh terhadap administrasi kependudukan warga sekitar di jalan tersebut. 

Hal ini diketahui setelah sejumlah anggota Pansus Perubahan Nama Jalan DPRD Kota Surabaya, Agustin Polianan (Ketua Komisi D), H Junaedi ( Wakil Ketua Komisi D) serta Reni Astuti (anggota komisi D) mengunjungi lokasi, didampingi Kabag Hukum, dan sejumlah staff Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya. Kunjungan ini juga dilakukan setelah ketua Pansus perubahan nama jalan Abdul Muid mengundurkan diri.

“Kita kurangi panjang Jl Gunungsari yang akan diubah namanya nanti. Ini juga telah dikonsultasikan ke Pemprov Jatim. Sekarang Ketuanya ya Agustin Poliana yang selama ini menjadi Wakil Ketua Pansus,” ungkap Junaedi anggota Pansus saat dilokasi, Jumat (10/8/2018) sore.

Sementara Agustin menjelaskan, jalan yang akan diubah namanya sekitar 500 meteran yakni mulai pintu masuk tol Jl Mastrip sampai rolak Gunungsari. “Cuma itu saja yang kita rubah, selebihnya tetap bernama Jl Gunungsari. Sehingga tidak berdampak pada administrasi kependudukan warga,” ungkap Agustin.

Dia menambahkan, Jl Gunungsari akan tetap ada yakni mulai dari depan Yani Golf (atau depan Bumi Marinir Gunungsari) sampai Joyoboyo. “Disepanjang jalan itu tidak ada perubahan nama, tetap Gunungsari. Cuma dipindah saja ke seberang sungai depan Hotel Singgasana dan Yani Golf 1,” jelasnya.

Dia menambahkan, batas atau tetengernya adalah bangunan bersejarah di Yani Golf. Sementara untuk Jl Dinoyo, sudah tidak ada masalah karena semua warga sudah sepakat nama jalannya diubah “Ada sekitar 35 KK penduduk di Jl Dinoyo yang terkena dampak perubahan nama jalan. Namun semuanya sudah sepakat dan menyetujui,” pungkas Agustin. (windhi/by)