DPRD Surabaya Selalu Siap Terima Kritik Dan Saran Dari Berbagai Elemen

Kamis, 17 Okt 2019 | 06.00 WIB

DPRD Surabaya Selalu Siap Terima Kritik Dan Saran Dari Berbagai Elemen

Ketua DPRD Surabaya bersama pengurus Pemuda Muhammadiyah Surabaya. (Windhi/Centroone)


Centroone.com - Sinergitas DPRD Surabaya dengan berbagai elemen masyarakat terus dijalin. Kali ini giliran organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Muhammadiyah (PM) Surabaya yang melakukan audiensi dan diterima para pimpinan DPRD Surabaya, Senin (14/10/2019).

Sebanyak tujuh orang pengurus Pemuda Muhammadiyah tersebut ditemui di ruang kerja Ketua DPRD Surabaya oleh Ketua DPRD Adi Sutarwijono, Wakil Ketua DPRD AH Thony dan Ketua Komisi D. Dalam kesempatan itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya Rosyidi menyatakan, tujuan audiensi ini hanya untuk mengenal lebih dekat lagi para wakil rakyat di DPRD Surabaya yang baru saja di lantik sampai 2024 mendatang.

Sebagai organisasi masyarakat yang memiliki jumlah anggota banyak, kata Rosyidi, ingin memberikan kontribusi pemikiran untuk membangun kota Surabaya lebih baik lagi. "Kita juga mempunyai gagasan dan ide-ide untuk akselerasi pembangunan kota Surabaya ke depan. Sehingga kami ingin memberikan kontribusi pemikiran lewat DPRD," ungkap Rosyidi disela audiensi tersebut.

Sementara Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyambut baik atas respon dari Pemuda Muhammadiyah yang juga turut memikirkan Kota Surabaya ke depan. Dalam kesempatan itu, dia juga mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya. "Selamat berjuang di jalur keumatan, terutama di kalangan milenial, kalangan pemuda," kata Awi sapaan akrab Adi Sutarwijono.

Awi mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk turut menjaga Surabaya sebagai “Rumah Bersama” bagi segala macam lapisan masyarakat dan golongan. Karena, lanjut Awi, pada dasarnya kota urban, dimana berbagai macam orang dengan beragam latar belakang datang dan tinggal di Surabaya.

"Surabaya berkembang dinamis, tapi nyaris tidak pernah terjadi perselisihan antarkelompok. Bahkan, tawuran antarpelajar atau tawuran antarkampung, tidak pernah," tambahnya.

Menurut Awi, kondisi ini tidak terlepas dari peran aparatur pemerintah serta seluruh  masyarakat dalam menjaga Surabaya tetap aman dan damai. "Pemuda Muhammadiyah bisa berperan aktif merekatkan berbagai segmentasi masyarakat di Surabaya, dengan silaturahmi, atau dialog, atau jalan dakwah," jelasnya.

Dia menjelaskan, bahwa DPRD Kota Surabaya terbuka terhadap berbagai masukan, kritik dan saran. Tujuannya cuma satu, yakni untuk Surabaya lebih baik. "Kami sadar penuh, kota ini besar. Banyak ragam kepentingan, juga problem masalah yang kompleks. Sehingga gagasan-gagasan dari Pemuda Muhammadiyah sangat penting artinya untuk Surabaya," pungkasnya. (windhi/adv)