Game Dimanfaatkan Penyebar Malware, Gamer Wajib Perhatikan Ini

Kamis, 14 Mar 2019 | 16.00 WIB

Game Dimanfaatkan Penyebar Malware, Gamer Wajib Perhatikan Ini

ilustrasi (pexels)



Centroone.com - Sulit dipungkiri jika Asia memang memiliki potensi yang sangat besar mengingat banyak negara Asia memiliki jumlah penduduk dan pemain game yang besar, menurut perusahaan riset Niko Partners memperkirakan bahwa jumlah gabungan dari gamer PC dan seluler di Asia Tenggara akan meningkat hingga 400 juta, yang mengumpulkan pendapatan gabungan sebesar $4,4 miliar USD pada tahun 2021.

Sementara menurut Newzoo diketahui bahwa penggunaan ponsel di Asia Tenggara telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa, terus tumbuh pada tingkat lebih dari 3,5 juta pengguna per bulan, dan dengan meningkatnya penetrasi kartu kredit di kawasan ini, dapat diperkirakan bahwa game digital akan terus marak berlanjut. 

Besarnya pasar ini tentu menggiurkan bagi para penjahat siber untuk memanfaatkannya untuk banyak hal dan kepentingan. Sebuah game bernama Infestation, dan diproduksi oleh pengembang game Thailand, Electronics Extreme pun tak luput dari ditunggangi malware. 

Mengatasi masalah ini ESET memiliki beberapa tips bagi pengguna agar terhindar dari ancaman seperti ini:

1. Sebelum mengunduh apa pun di toko resmi aplikasi, biasakan untuk membaca review atau ulasan pada game yang ingin diunduh. 

2. Selalu melakukan update

3. Selalu mengunduh dan update melalui situs resmi pengembang 

4. Bagi gamer yang sudah mengunduh game Infestation sebaiknya segera melakukan uninstal sesegera mungkin.

5. Segera lakukan deteksi dengan solusi keamanan yang dimiliki.

6. Gunakan antivirus yang komprehensif. ESET dapat mendeteksi ancaman ketiga malware tersebut sebagai Win32/HackedApp.Winnti.A, Win32/HackedApp.Winnti.B, & sebagai payload  Win32/Winnti.AG, dan tahap kedua sebagai Win64/Winnti.BN. by