Perlu Pedoman Pembinaan Fisik Khusus Atlet eSports

Minggu, 28 Apr 2019 | 12.00 WIB

Perlu Pedoman Pembinaan Fisik Khusus Atlet eSports

Kompetisi eSports tingkat universitas IEL University Series 2019 (IELUniversitySeries)



Centroone.com - Kompetisi eSports tingkat universitas IEL University Series 2019 telah sampai di babak grand final.   

Digelar 27 – 28 April 2019, final kategori Mobile Legends  diikuti oleh Universitas Kristen Petra melawan Universitas Multimedia Nusantara, dan Binus University melawan Universitas Dian Nuswantoro. Sementara pada Dota 2, Universitas Kristen Maranatha melawan Universitas Multimedia Nusantara, dan Binus University melawan Universitas Ciputra.

Berhadiah total Rp 1 miliar, IEL University Series 2019 merupakan sebuah kompetisi esports resmi pertama untuk tingkat universitas di Indonesia yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia Esports Association (IESPA). 

Hayono Isman, Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) menuturkan perlu adanya pedoman pembinaan fisik bagi atlet eSports 

“FORMI Nasional menyambut baik Esports League sebagai upaya pembudayaan olahraga elektronik di masyarakat, khususnya kaum muda Indonesia. Mengingat bahwa esports juga merupakan bagian dari olahraga rekreasi, maka perlu adanya sebuah pedoman pembinaan fisik atlet eSports; karena tanpa pembinaan fisik, atlet esports tidak akan mampu menjadi juara.  Oleh karena itu, hal ini turut menjadi bagian penting dari IeSPA untuk membuat pedoman pelatihan fisik yang dikhususkan kepada olahraga elektronik yang benar-benar berbeda dari bentuk olahraga yang lain.  " tukas Hayono Isman. 

Dengan ada pembinaan fisik, eSports juga bisa turut mendorong untuk mengingatkan pentingnya kebugaran fisik bagi anak muda. 

" Inilah yang diharapkan oleh FORMI Nasional, sehingga IeSPA tidak hanya secara masif mengembangkan eSports dikalangan kaum muda tetapi juga dapat secara massif mendorong pentingnya kebugaran fisik dikalangan kaum muda Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan SDM yang akan dilakukan oleh pemerintah.” tutur  Hayono Isman lagi.  by