Dewan Surabaya Dipimpin Ketua Sementara Adi Sutarwijono

Sabtu, 24 Ags 2019 | 13.00 WIB

Dewan Surabaya Dipimpin Ketua Sementara Adi Sutarwijono

Adi Sutarwijono saat memimpin pelantikan dewan baru (WIndhi/Centroone)


Centroone.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melantik 50 anggota DPRD Kota Surabaya periode 2019-2024, Sabtu (24/8/2019). Saat itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono ditetapkan sebagai Ketua Sementara DPRD Kota Surabaya.

Adi ditugaskan PDI Perjuangan karena parpol berlambang banteng moncong putih ini meraih kursi terbanyak, yakni 15 kursi, dalam Pemilu 2019. Dia terpilih sebagai anggota DPRD Surabaya dengan perolehan 17.431 suara dari Daerah Pemilihan 3 Kota Surabaya. Sementara yang mendampingi dirinya adalah Wakil Ketua Sementara Laila Mufidah dari Fraksi PKB. Pertimbangannya, perolehan PKB Surabaya menempati posisi kedua di Surabaya.

“Hari ini dimulai tugas-tugas seluruh anggota DPRD hasil Pemilu 2019 untuk mewujudkan kerja-kerja kerakyatan dalam lima tahun ke depan,” ujar Adi, usai pelantikan.

Adi mengatakan, penunjukan pimpinan sementara DPRD Kota Surabaya dilakukan berdasar tata peraturan yang berlaku, karena belum ditetapkannya Pimpinan Definitif. “Tugas Pimpinan Sementara DPRD sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12/2018 dan Tata Tertib DPRD Kota Surabaya,” kata Adi.

Tugas Pimpinan Sementara ditetapkan empat hal, yakni memfasilitasi rapat-rapat, memfasilitasi pembentukan fraksi-fraksi, memfasilitasi perumusan rancangan Tata Tertib DPRD dan memfasilitasi terbentuknya Pimpinan Definitif.

“Dari PDI Perjuangan, kami masih menunggu rekomendasi DPP PDI Perjuangan siapa yang ditunjuk menjadi Ketua DPRD. Setelah Pimpinan Definitif terbentuk dan disahkan, otomatis tugas Pimpinan Sementara berakhir,” kata alumni Ilmu Politik Universitas Airlangga itu.

Dalam menjalankan tugas sebagai Pimpinan Sementara DPRD, Adi didampingi Laila Mufidah dari PKB. “Mohon doa restu seluruh warga Surabaya, agar kami diberikan kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan tugas-tugas di DPRD Kota Surabaya,” kata Adi, politisi yang mantan wartawan itu.

Dia juga mengatakan, tugas DPRD adalah menjalankan tiga fungsi, yakni fungsi legislasi atau menyusun peraturan, fungsi anggaran atau membahas dan mensahkan APBD Kota Surabaya serta fungsi pengawasan atau kontrol terhadap seluruh kinerja Pemkot Surabaya.

“Banyak anggota dewan lama, juga banyak wajah-wajah baru. Ada juga parpol baru yang berhasil merebut kursi di DPRD Surabaya. Saya yakin, semua bisa bersinergi dengan baik,” kata Adi, yang juga mantan Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu. 

Acara pelantikan itu dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana dan jajaran Forum Pimpinan Daerah Kota Surabaya yang lain. (windhi/by)