6 Pantangan Unik Di Shanghai Saat Imlek

Sabtu, 25 Jan 2020 | 18.00 WIB

6 Pantangan Unik Di Shanghai Saat Imlek

pemandangan kota Shanghai di malam hari (pixabay)


Centroone.com - Imlek - Tahun Baru China tahun 2016 jatuh pada tanggal 8 Februari besok. Berdasarkan penanggalan China, Imlek tahun ini merupakan pergantian tahun untuk memasuki Tahun Kera Api.

Di Kota Shanghai, China sendiri ada beberapa pantangan yang dipercaya harus dihindari saat Imlek, untuk menjaga kehidupan selama setahun kedepan berjalan dengan baik. Berikut beberapa pantangan yang dipercaya di Shanghai.

1. Tofu   - yang mirip tahu , merupakan makanan khas yang diberikan kepada teman atau sanak keluarga seseorang yang sudah meninggal. Makanan ini, dilarang berada di meja makan selama 15 hari pertama peringatan Imlek.  Namun pantangan ini hanya ada di Shanghai, dan sepertinya tidak berlaku di sebelah utara China, karena disana Tofu yang memiliki pengucapan bermakna " berkah untuk semua"

2.  Menyisakan Makanan.  Warga Shanghai dikenal sebagai masyarakat hemat - yang sering menghangatkan kembali nasi untuk makan pagi di hari berikutnya. Namun saat Imlek, jangan harap melihat hal ini karena hal itu dipercaya bisa membawa kesulitan ekonomi selama setahun kedepan.

3. Saat imlek, mencuci baju, membersihkan rumah, membuang sampah, dan juga menggunakan pisau dianggap menjauhkan rejeki. Karena itulah kegiatan bersih-bersih rumah serta mamasak biasanya dilakukan sehari sebelum Imlek tiba.

4. Dilarang memarahi anak. Saat Imlek, orang tua dilarang memarahi anak karena dianggap membuat keberuntungan anak akan hilang selama setahun ke depan.  Sumpah serapah juga dilarang.

5.  Dilarang bangun terlalu awal. Bagi yang hobi bangun kesiangan,hari pertama imlek adala hari yang menyenangkan. Pasalnya bangun terlalu awal saat peringatan Imlek dipercaya bakal membuat seseorang memutuskan suatu hal terburu-buru selama setahun kedepan.

6.  Dilarang mengucapkan selamat kepada mereka yang tidur. Bagi tamu, diharapkan untuk mengucapkan selamat imlek kepada mereka yang sudah benar-benar bangun. Melakukan hal sebaliknya, dianggap mengakibatkan kesialan bagi tuan rumah. by